Pique Menilai Taktik Spanyol Sudah Tidak Efisien Lagi

Pique Menilai Taktik Spanyol Sudah Tidak Efisien Lagi – Tersingkirnya Spanyol di babak perdelapan final Piala Eropa 2016 dinilai menjadi momen untuk kembali merenungkan soal masa depan tim. Bek La Furia Roja, Gerard Pique menyebutkan kalau taktik Spanyol perlu penyegaran. Spanyol terdepak dari Piala Eropa sesudah takluk 0-2 dari Italia dalam laga yang berlangsung di Stade de France, Senin (27/6) malam WIB.

Pada laga tersebut, Tim Matador bermain tanpa gereget walau berhasil memenangkan penguasaan bola. Tim garapan Vicente del Bosque hampir tidak mempunyai kesempatan yang betul-betul meneror gawang Buffon. Hanya ada beberapa peluang yang mereka lepaskan dari luar kotak penalti. Menurut Statszone, delapan dari 14 attemps yang Spanyol dilakukaan dari luar kotak penalti.

Tiga dari lima shot on goal Spanyol juga hasil dari tembakan jarak jauh. Ini sedikit banyak membuktikan tangguhnya pertahanan Italia yang membuat Spanyol sangat sulit menembus sampai ke kotak penalti. Kegagalan ini dinilai Pique semestinya jadi momen untuk merenung. Terlebih bila mengingat di Piala Dunia 2014 mereka juga tidak bisa lolos dari babak grup.

Pique meyakini kalau taktik Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola serta membangun serangan melalui bola-bola pendek dari belakang, telah tidak lagi efisien pada saat ini. “Kami harus merenung. Kami mesti pikirkan lagi apa yang paling baik bagi kelanjutan timnas ini. Bila kami ingin kembali merengkuh gelar juara, kami mesti berada di level yang lebih tinggi,” tutur Pique diambil Sky Sports.

“Kami tak bermain dalam level tinggi dan ambisi menguber titel. Kami tidak menjadi salah satu tim terbaik di ajang ini. Walau coba memainkan cara yang sama dengan apa yang sudah kami kerjakan dalam bebrapa tahun terakhir, kami rasa itu sudah tidak seefektif dulu. Eliminasi ini dapat menjadi momen untuk merenung.”

“Kami akan melangkah untuk menghadapi kompetisi-kompetisi lain di depan. Kami pun mengerti kalau tidak lagi dijagokan menjadi juara. Kami harus berkembang lagi untuk bisa menuju Piala Dunia 2018 di Rusia,” pungkas bek tengah Blaugrana itu.