Prestasi Slovakia Patut Diapresiasi

Prestasi Slovakia Patut Diapresiasi – Malam hari tadi, Slovakia tak mampu mengimbangi keperksaan Jerman, sehingga mereka pun harus rela kalah 0-3. Gelandang sekalgus kapten Slovakia, Marek Hamsik mengaku bahwa Jerman begitu perkasa malam itu, sehingga timnya pun tak mampu menandingi juara dunia 2014 itu.

Slovakia bertemu Jerman di babak 16 besar Piala Eropa di Stade Peirre Mauroy, yang dihelat pada Senin malam dini hari kemarin. Benar saja, belum 10 menit laga berlangsung, gawang Slovakia sudah bergetar lewat gol yang dicetak oleh Jerome Boateng di menit ke delapan.

Menjelang turun minum, Jerman bahkan bisa menambah gol. Adalah mantan striker Bayern Munchen, Mario Gomez yang kali ini menunjukan aksinya. Di interval kedua, Jerman melengkapi kemenangan 3-0 atas salah satu tim debutan di Piala Eropa tersebut, melalui pemain muda mereka Julian Drexler.

Keperkasan jemran memang sudah terlihat dari catatan penguasaan bolanya. Der Panser bahkan bisa menguasai bola hingga 59 persen. Terlebih lagi, tim arahan Joachim Loew tersebut menciptakan 19 percobaan menembak, dan tujuh yang menemui sasaran. Ini sangat berbeda dengan Slovakia yang hanya diberikan kesempatan menembak sebanyak 7 percobaan saja, dan hanya dua yang berstatus on target, termasuk peluang emas dari Jurac Kucka, yang sundulannya mampu ditepis oleh Manuel Neuer.

Dengan kekalahan ini, Slovakia menandai tunamen Piala Eropa pertamanya dengan lolos ke babak 16 besar. Jika dilihat dari sejarahnya, tentu ini hasil yang tidak buruk. Hamsik pun menyebut bahwa prestasi yang didapatkan ole timnya itu patut diapresiasi.

“Pertandingan tadi memanglah sulit. Kami mampu bermain dengan baik. Namun, Jerman meman lebih segalanya dibandingkan kami. Wajar saja karena mereka ialah juara dunia,” kata Hamsik di UEFA.com.

“Memang kegagalan kami ini sangat disesalkan. Namun jika dilhat dari perjuangan kami, kami juga tak boleh bersedih, karena kami bisa bermain bagus hingga lolos ke babak 16 besar. Itu adalah prestasi yang tidak buruk untuk tim yang baru tampil di turnamen besar seperti Piala Eropa. Kami senang atas apa yang telah kami capai,” tambahnya.

“Sepanjang laga, Jerman memang selalu menguasai bola. Jadi kami hanya bisa mengandalkan serangan balik untuk menciptakan gol. Kami sempat memiliki peluang bagus, namun kami masih gagal….. Memang sangat disayangkan,” tutup bintang Napoli tersebut.